Pada tanggal 27 Mei 2025, Universitas Diponegoro menggelar closing meeting audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian Universitas Diponegoro dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Sidang BAA dan dimulai pada pukul 09.30 WIB, dengan dihadiri oleh perwakilan auditor eksternal dari Kantor Akuntan Publik (KAP) RSM Indonesia serta jajaran pimpinan universitas dan fakultas.
Audit yang dilakukan oleh KAP RSM Indonesia telah berlangsung selama kurang lebih lima bulan, sejak dimulainya kick off meeting pada tanggal 23 Desember 2024. Proses audit ini terbagi dalam tiga tahapan utama, yaitu:
- Risk Assessment, meliputi kegiatan acceptance, pre-planning, dan planning;
- Conduct Audit, meliputi pengujian pengendalian internal, prosedur analitis substantif, dan pengujian rinci atas program audit tingkat entitas;
- Reporting, yang mencakup prosedur analitis akhir, evaluasi atas kemungkinan salah saji material, komunikasi kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola (TCWG), serta penyusunan opini auditor.

Dalam closing meeting tersebut, Ibu Endang Pramuwati, SE., M.Ak., CA., CPA., selaku perwakilan dari KAP RSM Indonesia menyampaikan kesimpulan hasil audit umum atas laporan keuangan konsolidasian Universitas Diponegoro dan Entitas Anak. Berdasarkan hasil audit yang telah dilakukan, Universitas Diponegoro memperoleh opini Tanpa Modifikasian atas laporan keuangan konsolidasian tahun 2024.
Selain itu, laporan kepatuhan Universitas Diponegoro terhadap peraturan perundang-undangan dan pengendalian internal juga menunjukkan hasil yang baik. Universitas Diponegoro dinyatakan telah mematuhi, dalam semua hal yang material, pasal-pasal dalam peraturan tertentu. Tidak ditemukan kelemahan material terkait pengendalian internal maupun operasional yang dapat memengaruhi penyajian laporan keuangan.

Capaian ini menjadi cerminan nyata dari komitmen Universitas Diponegoro dalam menjaga tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Dari tahun ke tahun, undip terus melakukan pembenahan, khususnya dalam aspek kepatuhan dan pengendalian internal. Jumlah temuan audit tercatat terus menurun, sementara penyelesaian tindak lanjut atas temuan tahun-tahun sebelumnya juga menunjukkan perkembangan yang signifikan.
Diharapkan capaian positif ini dapat terus dipertahankan dan menjadi motivasi untuk peningkatan kualitas pengelolaan keuangan di masa mendatang.